Mata ayah…

Mata Ayah-Usman Awang

Kujabat mesra tangan ayah
Urat-urat daging-daging tua keras terasa
Mataku tersenyum, matanya menyapa
Anak yang pulang disambut mesra

Tapi matanya, mata yang menatapku
Kolam-kolam derita dan pudar bulan pagi
Garis-garis putih lesu melingkungi hitam-suram
Suatu kelesuan yang tak pernah dipancarkan dulu

Kelibat senyum matanya masih jua ramah
Akan menutup padaku kelesuan hidup sendiri
Bagai dalam suratnya dengan kata-kata siang
Memintaku pulang menikmati beras baru

Anak yang pulang di sisi ayahnya maka akulah
Merasakan kepedihan yang tercermin di mata
Meski kain pelikatnya bersih dalam kesegaran wuduk
Dan ia tidak pernah merasa, sebab derita itu adalah dia..

12 mei 1958…tarikh lahir abah…selamat hari lahir yang ke-49 abah…insan paling penting dan saya sayangi dalam hidup ni…moga abah sentiasa dirahmati dan diberkati Allah selalu hendaknya…saya memang suka sangat dengan sajak karya Datuk Usman Awang ni…mengandungi 1000 makna yang mendalam…menceritakan betapa murninya dan besarnya jasa seorang ayah dalam hidup kita…seorang insan yang mengajar kita tentang nilai hidup…seorang insan yang mengajar kita untuk menjadi seorang insan yang bermaruah…saya sangat2 bersyukur dilahirkan dalam keluarga yang sempurna…thanks a lot for your care,abah!may Allah SWT bestow His forgiveness and kindness upon you…Amin…luv u forever…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s